14 Agustus dinyatakan sebagai hari pramuka di Indonesia. Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai dengan didirikannya (Belanda) Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung. Sedangkan pada tahun yang sama, di Jakarta didirikan (Belanda) Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO). Kedua organisasi cikal bakal kepanduan di Indonesia ini meleburkan diri menjadi satu, bernama (Belanda) Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie (INPO) di Bandung pada tahun 1926.(wikipedia). Singkatnya, dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden R.I Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961 tentang Gerakan Pramuka akhirnya dibentuk berbagai perangkat kepramukaan. Pada tanggal pada tanggal 14 Agustus 1961 dilakukan Pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PRAMUKA

Upacara yang dilakukan di tempat kami dilaksanakan bersama antara SMA dan SMP, selain karena tempatnya berdekatan juga merupakan satu kesatuan. Petugas pada upacara ini di dominasi oleh santri SMP dengan inspektur upacara ustadz Habib. Amanat yang disampaikan beliau adalah mengingatkan tentang dua poin yang disampaikan bapak pramuka dunia. dua hal tersebut adalah mencintai lingkungan dan mengeratkan persaudaraan. beliau menyampaikan bahwa hal ini sebenarnya merupakan bagian dari ajaran islam yang perlu kita laksanakan. selain itu, beliau juga menyampaikan motivasi agar para santri menjadi santri yang terdepan, yaitu terdepan dalam kemandirian, prestasi dan ibadah.

Share.

About Author

Leave A Reply